Assalamualaikum...Alhamdulilah.. Sampai detik ini saya masih diberi kesempatan untuk melihat, mendengar dan merasakah indahnya dunia, hari ini tepat dihari kelahiran saya, saya mencoba sedikit berbagi ama teman2 tentang melihat diri kita sebagai manusia yang luar biasa ciptaan Allah SWT.. oke deh langsung ke topik aja..
Gak ada manusia yang diciptakan didunia ini sempurna, pasti selalu mempunyai kelebihan dan kekurangan, sehingga ga dipungkiri bahwa kita adalah manusia sosial yang memerlukan kerja sama, saling membantu, saling berbagi dalam kehidupan. Jika ada yang merasa dirinya sempurna n ga butuh orang lain berarti banyak hal yg blm diketahuinya, sebaliknya jika ada yang merasa tidak bsa melakukan apa2 dibanding orang lain berarti dia ga bisa mengenali potensinya sendiri. Seorang yang rapi dan perfect dalam bekerja mungkin bukan seorang ahli komunikasi yang profesional, seorang yang pintar berdebat atau berbicara mungkin juga bukan seorang yang ahli dalam membuat laporan keuangan (misalnya)..
Mengetahui kelebihan & kekurangan kita adalah hal penting untuk menentukan langkah selanjutnya yg akan kita lakukan. Fokuslah terus-menerus untuk mengembangkan kelebihan kita agar semakin menjadi SDM yang handal & berkualitas, sehingga kita dikenal menjadi orang yang 'AHLI' atau profesional dalam bidang tertentu. Hal ini tentu lebih baik ketimbang mempunyai banyak pengetahuan tapi gak fokus ato gak mendalami suatu keahlian tertentu (semua serba setengah2!!!). Janganlah juga lupa ama kekurangan kita, Sadari, fikirkan dan berusahalah maksimal memperbaikinya (kadang orang malas untuk membahas dan mengevaluasi kekurangannya sendiri). hehee... Alias ga mau dikritik.. Tapi jgn jg terlalu fokus mikir kekurangan diri sendiri juga yg membuat kadang kita melupakan potensi ato kelebihan yg kita miliki (nanti malah jadi ngerasa down sendiri ntar) hehe..
Soo.. jangan pernah minder kawan atas kekurangan yang ada pada diri kita.. setiap manusia diciptakan Allah pasti memiliki potensi atau kelebihan yang berbeda-beda, ga ada manusia yang sama, Semua punya keunikan masing2 (anak kembar pun pasti memiliki perbedaan), Makanya Allah itu menciptakan perbedaan diantara kita agar kita bisa saling mengenal, saling belajar, saling memahami dan saling menerima perbedaan supaya saling memberikan manfaat satu sama lain.. ( saya lupa di Al-Qur'an bahas masalah ini di juZ, surat dan ayat berapa..) hehe.. maaf ya.. Smoga tidak mengurangi tinjauan pustaka dan bukti empiris.. hahaha.. (jadi inget tesis)... :D
Ada satu contoh kasus : Biasanya kita iri atau mengagumi suatu kelebihan orang lain ato tokoh yg kita idolakan, alhasil kita langsung meniru segala sesuatunya menjadi seperti orang itu. Misalnya image yang melekat pada wanita yang ideal adalah wanita yang tinggi, langsing, kulit putih, rambut panjang terurai model terbaru dengan mode pakaian yang lagi tren dan tas dengan merek yang mahal. Maka banyak orang khususnya para wanita yang memaksakan segalanya seperti harus diet keras, berhari-hari kesalon, menghabiskan uangnya untuk membeli atribut dsb yang padahal semuanya itu belum tentu cocok atau sesuai dengan diri mereka atau bahkan membuat nilai mines untuk dirinya sendiri.. Oleh karena itu kita diwajibkan untuk berfikir dan memahami dengan bijaksana sebelum melakukan sesuatu agar manfaat yang diperoleh sesuai dengan yg kita harapkan..
Mengabaikan dan meleburkan karakter asli hidup kita membuat kita gak bisa mengenal kelebihan dan kekurangan diri kita sendiri. Serasa ga punya pegangan dan mudah goyah dalam menjalani hidup karena dipengaruhi rangsangan yg berasal dari luar diri kita. Oleh karena itu pertahankanlah karakter kepribadian kita dengan menjadi diri sendiri didukung unsur spritualitas tentunya (Iman). Terima dan syukuri apa yang sudah di anugerahkan oleh Allah kepada kita sebagai karunia yang ga ternilai harganya.. Yakinlah dibalik kekurangan pasti ada kelebihan, dan dibalik kesusahan pasti ada kemudahan dan hikmah serta banyak pelajaran yang bisa diambil. Kita bisa merasakan ketentraman dan ketenangan batin karena kita adalah orang yang bersyukur (merasa tidak kekurangan)..

Wassalam...
Yoga Paimo
Refrensi dari buku pinjaman temen kos karangan Iftida Yasar.. haha,, nasib anak kos yg ga bisa beli buku... bisanya pinjem n ambil ilmunya doang..
Gak ada manusia yang diciptakan didunia ini sempurna, pasti selalu mempunyai kelebihan dan kekurangan, sehingga ga dipungkiri bahwa kita adalah manusia sosial yang memerlukan kerja sama, saling membantu, saling berbagi dalam kehidupan. Jika ada yang merasa dirinya sempurna n ga butuh orang lain berarti banyak hal yg blm diketahuinya, sebaliknya jika ada yang merasa tidak bsa melakukan apa2 dibanding orang lain berarti dia ga bisa mengenali potensinya sendiri. Seorang yang rapi dan perfect dalam bekerja mungkin bukan seorang ahli komunikasi yang profesional, seorang yang pintar berdebat atau berbicara mungkin juga bukan seorang yang ahli dalam membuat laporan keuangan (misalnya)..
Mengetahui kelebihan & kekurangan kita adalah hal penting untuk menentukan langkah selanjutnya yg akan kita lakukan. Fokuslah terus-menerus untuk mengembangkan kelebihan kita agar semakin menjadi SDM yang handal & berkualitas, sehingga kita dikenal menjadi orang yang 'AHLI' atau profesional dalam bidang tertentu. Hal ini tentu lebih baik ketimbang mempunyai banyak pengetahuan tapi gak fokus ato gak mendalami suatu keahlian tertentu (semua serba setengah2!!!). Janganlah juga lupa ama kekurangan kita, Sadari, fikirkan dan berusahalah maksimal memperbaikinya (kadang orang malas untuk membahas dan mengevaluasi kekurangannya sendiri). hehee... Alias ga mau dikritik.. Tapi jgn jg terlalu fokus mikir kekurangan diri sendiri juga yg membuat kadang kita melupakan potensi ato kelebihan yg kita miliki (nanti malah jadi ngerasa down sendiri ntar) hehe..
Soo.. jangan pernah minder kawan atas kekurangan yang ada pada diri kita.. setiap manusia diciptakan Allah pasti memiliki potensi atau kelebihan yang berbeda-beda, ga ada manusia yang sama, Semua punya keunikan masing2 (anak kembar pun pasti memiliki perbedaan), Makanya Allah itu menciptakan perbedaan diantara kita agar kita bisa saling mengenal, saling belajar, saling memahami dan saling menerima perbedaan supaya saling memberikan manfaat satu sama lain.. ( saya lupa di Al-Qur'an bahas masalah ini di juZ, surat dan ayat berapa..) hehe.. maaf ya.. Smoga tidak mengurangi tinjauan pustaka dan bukti empiris.. hahaha.. (jadi inget tesis)... :DAda satu contoh kasus : Biasanya kita iri atau mengagumi suatu kelebihan orang lain ato tokoh yg kita idolakan, alhasil kita langsung meniru segala sesuatunya menjadi seperti orang itu. Misalnya image yang melekat pada wanita yang ideal adalah wanita yang tinggi, langsing, kulit putih, rambut panjang terurai model terbaru dengan mode pakaian yang lagi tren dan tas dengan merek yang mahal. Maka banyak orang khususnya para wanita yang memaksakan segalanya seperti harus diet keras, berhari-hari kesalon, menghabiskan uangnya untuk membeli atribut dsb yang padahal semuanya itu belum tentu cocok atau sesuai dengan diri mereka atau bahkan membuat nilai mines untuk dirinya sendiri.. Oleh karena itu kita diwajibkan untuk berfikir dan memahami dengan bijaksana sebelum melakukan sesuatu agar manfaat yang diperoleh sesuai dengan yg kita harapkan..
Mengabaikan dan meleburkan karakter asli hidup kita membuat kita gak bisa mengenal kelebihan dan kekurangan diri kita sendiri. Serasa ga punya pegangan dan mudah goyah dalam menjalani hidup karena dipengaruhi rangsangan yg berasal dari luar diri kita. Oleh karena itu pertahankanlah karakter kepribadian kita dengan menjadi diri sendiri didukung unsur spritualitas tentunya (Iman). Terima dan syukuri apa yang sudah di anugerahkan oleh Allah kepada kita sebagai karunia yang ga ternilai harganya.. Yakinlah dibalik kekurangan pasti ada kelebihan, dan dibalik kesusahan pasti ada kemudahan dan hikmah serta banyak pelajaran yang bisa diambil. Kita bisa merasakan ketentraman dan ketenangan batin karena kita adalah orang yang bersyukur (merasa tidak kekurangan)..

Wassalam...
Yoga Paimo
Refrensi dari buku pinjaman temen kos karangan Iftida Yasar.. haha,, nasib anak kos yg ga bisa beli buku... bisanya pinjem n ambil ilmunya doang..
Komentar
Posting Komentar