
Organisasi Belajar (Learning Organization)
Pemimpin dalam melaksanakan kepemimpinannya agar efektif dan efisien tidak lepas dari organisasi belajar (Learning Organization). Banyak pendapat para ahli yang mengemukakan pentingnya pemahaman dan pelaksanaan organisasi belajar pada masing masing orgnaisasi ditengah-tengah persaingan yang semakin ketat dan kompetitif ini. Sehingga seorang pemimpin harus selalu berusaha untuk terus mengembangkan kemampuan dalam peningkatan pemahaman dan pengetahuan anggota organisasinya untuk memperbaiki cara bekerja agar mampu mencapai tujuan organisasi secara maksimal.
Dari pendapat beberapa para ahli tentang organisasi balajar dapat disimpulkan bahwa organisasi belajar merupakan organisasi yang pemimpinanya mampu secara terus-menerus mengimplementasikan proses perbaikan, penyesuaian diri, peningkatan kinerja dan proses pembelajaran bersama (berserta anggota organisasinya) dalam mencapai tujuan yang diinginkan dimasa yang akan datang dan agar lebih baik dari masa sebelumnya.
Dari pendapat beberapa para ahli tentang organisasi balajar dapat disimpulkan bahwa organisasi belajar merupakan organisasi yang pemimpinanya mampu secara terus-menerus mengimplementasikan proses perbaikan, penyesuaian diri, peningkatan kinerja dan proses pembelajaran bersama (berserta anggota organisasinya) dalam mencapai tujuan yang diinginkan dimasa yang akan datang dan agar lebih baik dari masa sebelumnya.
Organisasi belajar ini didasarkan pada perubahan dan perkembangan lingkungan organisasi, antara lain :
1. Perubahan nilai kebutuhan masyarakat dalam mengkonsumsi barang dan jasa, sehingga perusahaan harus belajar untuk meningkatkan dan memperbaiki mutu/kualitas secara terus menerus.
2. Perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang berpengaruh langsung terhadap proses peningkatan pelayanan dalam produksi yakni kecepatan, kualitas dan jumlah produk yang dihasilkan.
3. Perubahan dan perkembangan konsep dasar struktur organisasi, yang berpengaruh pada perbaikan dan pengembangan pemberdayaan sumber daya manusia, prosedur, birokrasi dan mekanisme kerja.
1. Perubahan nilai kebutuhan masyarakat dalam mengkonsumsi barang dan jasa, sehingga perusahaan harus belajar untuk meningkatkan dan memperbaiki mutu/kualitas secara terus menerus.
2. Perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang berpengaruh langsung terhadap proses peningkatan pelayanan dalam produksi yakni kecepatan, kualitas dan jumlah produk yang dihasilkan.
3. Perubahan dan perkembangan konsep dasar struktur organisasi, yang berpengaruh pada perbaikan dan pengembangan pemberdayaan sumber daya manusia, prosedur, birokrasi dan mekanisme kerja.
4. Era Globalisasi, meningkatkan daya saing ditengah persaingan yang ketat dan semakin kompetitif.
Baca juga: Jasa Pembuatan website Pendidikan
Menurut J. Marguardt Organisasi belajar adalah sebuah sistem yang terdiri dari lima sub sistem antara lain :
1. Pembelajaran. Kemampuan pemimpin dalam memotivasi anggotanya untuk meningkatkan dan memperbaiki kemampuan kerjanya dalam menghadapi perubahan dan perkembangan yang memerlukan adaptasi.
2. Analisis Organisasi. Organisasi sebagai wadah berlangsungnya organisasi belajar yang berpengaruh terhadap Visi, Budaya, Strategi dan Struktur organisasi.
3. Manusia (SDM). Merupakan unsur sentral dalam pemberdayaan dan pengembangan organisasi, sebab manusia sebagai penggerak organisasi. Meliputi SDM dari dalam dan luar organisasi (karyawan, pelanggan, mitra usaha, masyarakat, pemasok, dan pemimpin)
4. Pengetahuan. Meliputi Akuisisi berupa adaptasi pengetahuan, kreasi (penciptaan), penyimpanan dan pemanfaatan pengetahuan.
5. Teknologi. Sarana pendukung ketersediaan akses dan pertukaran informasi dalam proses pembelajaran, meliputi (Teknologi Inforamasi, Sistem Pendukung Kinerja elektronik dan Pembelajaran berbasis teknologi).
Penerapan Organisasi Belajar (Learning Organization) dalam organisasi mencakup semua aspek mulai dari dari pengelolaan dan pemberdayaan pengetahuan, sumber daya, dan teknologi secara optimal agar tercipta keberhasilan dan produktivitas yang optimal dan lebih baik dari sebelumnya.
Baca juga: Jasa Pembuatan website Pendidikan
Menurut J. Marguardt Organisasi belajar adalah sebuah sistem yang terdiri dari lima sub sistem antara lain :
1. Pembelajaran. Kemampuan pemimpin dalam memotivasi anggotanya untuk meningkatkan dan memperbaiki kemampuan kerjanya dalam menghadapi perubahan dan perkembangan yang memerlukan adaptasi.
2. Analisis Organisasi. Organisasi sebagai wadah berlangsungnya organisasi belajar yang berpengaruh terhadap Visi, Budaya, Strategi dan Struktur organisasi.
3. Manusia (SDM). Merupakan unsur sentral dalam pemberdayaan dan pengembangan organisasi, sebab manusia sebagai penggerak organisasi. Meliputi SDM dari dalam dan luar organisasi (karyawan, pelanggan, mitra usaha, masyarakat, pemasok, dan pemimpin)
4. Pengetahuan. Meliputi Akuisisi berupa adaptasi pengetahuan, kreasi (penciptaan), penyimpanan dan pemanfaatan pengetahuan.
5. Teknologi. Sarana pendukung ketersediaan akses dan pertukaran informasi dalam proses pembelajaran, meliputi (Teknologi Inforamasi, Sistem Pendukung Kinerja elektronik dan Pembelajaran berbasis teknologi).
Penerapan Organisasi Belajar (Learning Organization) dalam organisasi mencakup semua aspek mulai dari dari pengelolaan dan pemberdayaan pengetahuan, sumber daya, dan teknologi secara optimal agar tercipta keberhasilan dan produktivitas yang optimal dan lebih baik dari sebelumnya.

Komentar
Posting Komentar